Ingin Tahu Hal Utama Apa Yang Membuat Anak Gemar Belajar?

Anak : “Bu, mengapa burung bisa terbang?”
Ibu : “Karena punya sayap.”
Anak : “Ayam juga punya sayap mengapa tidak terbang?
   Mengapa malah lari kalau aku kejar?”

Tentu hal di atas dialami oleh semua orang tua terutama pada saat anak masih kecil. Ada rasa kesal dengan pertanyaannya yang tiada henti.

Terkadang akhirnya dijawab dengan “Ya, memang begitu.” Karena sudah tidak tahu bisa menjawab apa lagi. Beberapa orang tua yang memiliki anak yang lebih besar menyarankan pada anaknya “tanya google saja”.

Meremehkan pertanyaan anak berdampak sangat buruk untuk pertumbuhan mereka, terutama pada kegemaran dalam belajar.

__________________________________________________________________________________________________

Rasa ingin tahu
adalah modal awal semua anak
untuk belajar hal baru


Dalam lingkungan yang aman dan nyaman, rasa ingin tahu berkembang, anak mulai memperhatikan lingkungan di sekitarnya, dan diikuti oleh seribu pertanyaan yang dilontarkannya.

Semua anak secara alami mempunyai rasa ingin tahu yang besar yang artinya haus akan ilmu.

Bila orang dewasa yang dia tanya meremehkannya, maka hal tersebut akan mengecilkan hati mereka. Bila hal itu membuat mereka tidak ingin bertanya, dan tidak ingin tahu, lalu bagaimana mungkin kita mengharapkan mereka untuk gemar belajar?

__________________________________________________________________________________________________

5 Tips memupuk rasa ingin tahu pada anak yang menjadikan mereka gemar belajar:

  1. Jawablah pertanyaan mereka dengan yang terbaik.
    Akan sangat lebih baik lagi untuk mengajak mereka berdiskusi tentang topik tersebut, sehingga mereka tertarik dengan hal-hal baru dan membahas sesuatu tidak hanya pada permukaannya saja.
  2. Jadilah orang tua yang selalu ingin tahu.
    Perluas area eksplorasi mereka dengan mengeluarkan pertanyaan juga :
    “Saus ini enak sekali, terbuat dari apa ya?”
    “Mengapa pelangi tidak keluar pada malam hari?”
    Hal ini akan menyingkap hal baru yang belum pernah mereka perhatikan sebelumnya.
  3. Biarkan mereka mencoba.
    Seringkali kita melarang anak yang mengeluarkan telur dari kulkas, atau yang bermain dengan panci. Padahal, bermain dengan panci mengajarkan tentang bunyi, dan memecahkan telur di atas wastafel mengajarkan bahan yang rapuh.
  4. Bawa ke tempat yang baru.
    Rasa ingin tahu anak menjadi tinggi saat merasa aman dan nyaman. Jangan tunggu karyawisata sekolah untuk mengajak anak ke tempat baru. Bisa jadi mereka belajar lebih banyak saat datang dengan orang tuanya.
  5. Bimbing dan awasi.
    Beberapa anak yang memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi terkadang membuat celaka diri sendiri. Pastikan anak selalu diawasi dan dibimbing (bukan dilarang) saat ingin tahu hal-hal yang dapat membahayakan dirinya.

Sumber tips di atas dapat dibaca disini

__________________________________________________________________________________________________

Di era digital saat ini, memang lebih mudah bila kita meminta mereka buka google, ataupun menyuruh mereka bertanya pada orang lain.
Tetapi sesungguhnya anak mengutarakan pertanyaan pada orang tua karena merasa paling nyaman. Maka itu, luangkanlah waktu untuk bersama-sama menjawab pertanyaan mereka.

Bimbingan orang tua merupakan investasi jangka panjang yang sangat berharga.

Logo Skoline Baru

Ambil Langkah Pertama Untuk Membimbing
Anak Menjadi Versi Terbaik Dirinya.

Berlangganan weekly newsletter untuk tips, informasi,
dan perkembangan dari dunia pendidikan.