Anak Yang Berani adalah Anak Yang Mengikuti Kata Hatinya

Pernahkah anda melihat anak memilih suatu pilihan yang tidak sesuai dengan hati nuraninya? Misalnya dia mengambil ekskul paduan suara demi mengikuti teman-temannya, padahal dia sangat ingin mengikuti ekskul basket.

__________________________________________________________________________________________________

Malu dan takut untuk menjadi diri sendiri adalah sifat dasar manusia karena kebutuhan kita untuk menjadi bagian dari kelompok sosial. Tetapi pada dewasa ini, tidak sulit untuk mencari kelompok sosial lain yang memiliki identitas yang mirip dengan kita, bila saja kita memiliki keberanian.

Mengikuti hati nurani dan menjadi diri sendiri adalah keberanian yang sesungguhnya.

Keberanian, atau Courage, berasal dari kata latin Cor yang artinya ‘hati’, atau kemampuan mengeluarkan kata hati. Keberanian untuk jujur pada orang lain tentang diri sendiri, dan komitmen untuk menjadi diri sendiri tidaklah mudah. Tidak semua anak dapat mengatakan ‘inilah aku, dan aku tidak bisa menjadi kamu, atau menyukai apa yang kamu sukai’.

Sangat penting bagi orang tua untuk memupuk keberanian anak mengikuti hati nuraninya, yang sesungguhnya akan membentuk identitas anak dan menjadikannya salah satu modal untuk menjadi versi terbaik dirinya.

__________________________________________________________________________________________________

3 Tips untuk memupuk keberanian menjadi diri sendiri pada anak:

  1. Ajarkan untuk mendengarkan hati nuraninya. Selepas balita, hati nurani anak telah terbentuk. Mereka sudah dapat membedakan salah dan benar, apa yang mereka suka dan tidak suka. Tanyakan selalu pada anak: ‘bagaimana menurutmu? Bagaimana perasaanmu? Apa yang kamu inginkan?’
     
  2. Bantu mereka melihat keberaniannya sendiri. Puji mereka saat mereka mengambil keputusan yang sulit, saat lebih baik bermain sendiri dibanding bersama teman-temannya melakukan hal yang tidak mereka inginkan.
     
  3. Bantu mencarikan medium terbaik. Mengucapkan yang ada di hati mereka dan mengikuti hati nurani sangatlah penting tetapi terkadang medium penyampaian tidaklah tepat. Pastikan anak paham bahwa orang tua selalu terbuka untuk mereka tanpa menghakimi dan siap membantu.

Sumber artikel di atas dapat dibaca disini.

__________________________________________________________________________________________________

Lingkungan pasti membantu membentuk jati diri anak, tetapi, tidak semua aspek lingkungan sesuai dengan benih yang ada pada hati nurani anak. Mengikuti suara yang ada di dalam diri adalah sangat penting agar anak selalu dapat menavigasikan dirinya di masa depan.

Logo Skoline Baru

Ambil Langkah Pertama Untuk Membimbing
Anak Menjadi Versi Terbaik Dirinya.

Berlangganan weekly newsletter untuk tips, informasi,
dan perkembangan dari dunia pendidikan.