Meningkatkan Pembelajaran Interaktif Bersama Skoline

Pembelajaran di sekolah selama ini masih memakai sistem konvensional, dimana interaksi antara guru dan murid berjalan satu arah. Guru memberikan pelajaran, sedangkan murid mencatat di buku pelajaran meraka. Jarang sekali adanya interaksi dua arah terjadi selama pembelajaran. Bisa jadi ada dua kemungkinan, pertama bahwa murid sudah paham apa yang dijelaskan oleh guru dan kedua bahwa murid sama sekali tidak mengerti kemudian memilih untuk diam.

Kenapa banyak murid memilih untuk diam ?

Murid memilih diam karena stigma negatif tentang bertanya, murid yang bertanya seakan di cap sebagai murid yang bodoh dan tidak mengerti dengan pembelajaran yang diberikan. Selain itu juga ada budaya mencemooh dalam masyarakat kita, sehingga banyak murid yang takut bertanya apabila tidak mengerti dikarenakan takut di ejek oleh teman-temannya.

Sebenarnya sudah ada metode pembelajaran interaktif yang mungkin belum diterapkan oleh semua guru di sekolah. Model pembelajaran interaktif adalah suatu cara atau teknik pembelajaran yang digunakan oleh guru pada saat menyajikan bahan pelajaran dimana guru adalah pemeran utama dalam menciptakan situasi interaktif yang edukatif, yakni interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa dan dengan sumber pembelajaran dalam menunjang tercapainya tujuan belajar.

Peran guru disini adalah mengoptimalkan interaksi siswa, baik dengan guru maupun dengan sesama siswa. Tentunya ini harus dengan persiapan matang dari guru yang ingin menerapkan metode ini. untuk memulai pembelajaran interaktif guru harus memilih strategi pembelajaran yang menyenangkan. Kegiatan belajar tidak ditekankan pada “hasil”, tetapi pada “proses” belajar. Dengan demikian yang lebih utama adalah penyusunan strategi bagaimana agar siswa memperoleh pengetahuan dengan cara “mengalami”, bukan “menghafal”.

Salah satu strategi yang penulis sarankan adalah belajar bersama Skoline. Guru dapat memanfaatkan video Skoline sebagai bahan ajar utama yang nantinya akan didiskusikan oleh siswa dan bertanya penjelasan guru pada bagian yang tidak mereka mengerti. Sehingga dengan media pembelajaran ini akan terjadi interaksi berbagai arah antara guru dan sesama siswa.

Oleh: Reri Saputra – School Relation Officer

Logo Skoline Baru

Ambil Langkah Pertama Untuk Membimbing
Anak Menjadi Versi Terbaik Dirinya.

Berlangganan weekly newsletter untuk tips, informasi,
dan perkembangan dari dunia pendidikan.